Sunday, October 9, 2011

Tips memilih AC untuk rumah, hemat energi dan tetap nyaman

Di era sekarang ini, AC sudah menjadi kebutuhan yang penting bagi manusia. Terutama untuk kehidupan di kota metropolitan macam Jakarta yang panas. Keberadaan peniup udara sejuk ini sangat diharapkan untuk menemai tidur siang si pemilik rumah. Bahkan di komplek perumahan baru, rumah-rumah yang kecil bertipe 25 saja, kondensor AC sudah terpampang didepan dinding rumah. Ini menggambarkan bagaimana kebutuhan AC di kota-kota besar di indonesia sangat penting. Namun sayang, AC yang terinstal di kebanyakan rumah tidak teranalisis dengan baik antara kebutuhan dan daya AC tersebut. Dengan artikel ini, saya mencoba untuk menggambarkan kebutuhan AC pada rumah anda.


Dalam spesifikasi AC, terdapat banyak poin yang disertakan disana, diantaranya : kapasitas pendinginan, power input, berat, dimensi, COP, jenis refrigeran, dll. Dari poin-poin yang disampaikan si pembuat AC itu, ada 2 hal penting yang perlu diperhatikan dalam memilih AC yang cocok dengan kebutuhan anda. Yang pertama adalah kapasitas pendinginan dan  yang kedua adalah power input. Selain dari kedua itu, saya rasa tinggal menyesuaikan selera dan keadaan rumah anda. Kapasitas pendinginan adalah panas maksimum yang bisa diserap oleh AC tersebut. Sedangkan power input adalah daya yang diperlukan oleh AC untuk dapat bekerja.

Dalam membeli AC, kebanyakan orang kaya hanya ingin AC memiliki kapasitas yang besar agar dapat menyejukkan ruangannya dengan cepat. Tapi ketika AC tersebut digunakan, justru kebanyakan orang merasa kedinginan dan malah mengurangi daya AC yang ada, atau bahkan tetap dingin tapi yang bersangkutan malah berselimut. Sementara AC tersebut memiliki kapasitas pendinginan yang jauh lebih besar dari itu. Besarnya kapasitas yang dimiliki AC tersebut akan menyebabkan AC tersebut membutuhkan power input yang besar, berapapun kapasitas pendinginan yang digunakan. Fenomena ini sangatlah disayangkan, mengingat kebutuhan energi di Indonesia sangatlah besar, sementara ketersediaan energi yang ada semakin menipis ditambah belum berkembangnya pelestarian sumber energi yang terbarukan. Maka dari itu, penentuan kapasitas pendinginan saat pembelian AC sangatlah penting.

Kapasitas pendinginan yang diperlukan sangat erat kaitannya dengan Beban pendinginan. Beban pendinginan adalah besarnya panas yang harus didinginkan yang dimiliki suatu ruangan. Beban pendinginan pada suatu ruangan diantaranya disebabkan oleh :

1. Sinar matahari yang menyinari ruangan tersebut. Inilah sumber panas yang paling besar diantara sumber panas yang lain. Dinding yang menghadap ke arah matahari langsung (termasuk atap rumah) akan mendapatkan panas yang besar dari sana. Ditambah lagi jika sisi dinding yang menghadap sinar matahari tersebut memiliki banyak kaca tanpa solar reflector, pastilah panas akibat sinar matahari yang masuk ke ruangan tersebut semakin besar.

2. Panas yang disebabkan akibat aktivitas dan jumlah orang yang berada dalam ruangan tersebut. panas yang diakibatkan orang yang sedang tidur atau duduk, tentunya berbeda dengan orang yang sedang melakukan work out

3. Keberadaan dan jumlah alat-alat yang menghasilkan panas. Seperti lampu, kompor, tv, dll.

4. Kondisi udara di daerah tempat tinggal anda.

Jadi anda harus memperhatikan benar faktor2 ini sebelum memasang AC di rumah anda. Misalnya anda ingin memasang AC di kamar. Sementara kamar anda tidak terkena sinar matahari dan diatas kamar anda masih ada ruangan lagi, ditambah lagi aktivitas setiap orang di kamarnya tidak akan menghasilkan panas latent yang besar. Maka cukuplah AC dengan kapasitas ½ PK (setara dengan 330 Watt) dengan daya pendinginan 1,41kiloWatt untuk mendinginkan kamar anda. Sementara untuk ruangan yang lebih besar seperti ruang keluarga, AC dengan kapasitas 1 PK dengan daya pendinginan 2,05 kiloWatt juga sangat mencukupi, namun itu juga bergantung dari luas dan besarnya ruang keluarga anda. Jikalau beban pendinginannya sudah cukup dengan AC berkapasitas 1 PK, kenapa harus kita beli yang 2 PK (daya pendinginan 3,5kiloWatt) ? Apa manfaatnya? Cuma akan membengkakkan rekening listrik anda tiap bulannya. Untuk hasil beban pendinginan yang pasti, memang perhitungan secara eksak harus dilakukan. InsyaAllah akan ada ulasan singkat mengenai perhitungan beban pendinginan AC dalam blog ini.

Pada intinya, prediksi tentang beban pendinginan ini sangatlah penting, karena sangat berkaitan dengan jenis dan kapasitas AC yang akan kita beli. Sekian artikel ini, semoga bermanfaat bagi anda yang bersiap untuk membeli rumah. 

 

2 comments:

  1. makasih tipsnya, kebetulan mau beli AC nih

    ReplyDelete
  2. artikel yang bagus bro, sangat pas dibaca buat yang mau beli AC mengingat udara di jakarta aja panas bukan main

    ReplyDelete