Friday, March 16, 2012

Antara AC dan Pemanas Air

Seperti yang sudah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya, bahwa AC sekarang ini menjadi sesuatu yang sudah biasa terlihat di setiap rumah di kota-kota besar. Selain AC, alat-alat rumah (house appliances) lain yang juga kita sering temui di rumah-rumah adalah pemanas air. Energi pemanas air biasanya bersumber dari listrik yang dikonversikan oleh suatu heater. Setelah itu panas dari heater tersebut digunakan untuk memanaskan air dari pdam atau sumur yang nantinya digunakan untuk mandi para penghuni rumah. Biasanya air panas ini dibutuhkan untuk mandi di pagi atau malam hari. Mandi dengan air hangat memang sangat nyaman dan bermanfaat bagi tubuh.


Gaya hidup seperti ini, sangat sering ditemukan di kota-kota besar. Gaya hidup seperti ini tentunya memiliki konsekuensi, yaitu rumah dengan daya listrik yang besar agar dapat memenuhi kebutuhan listrik AC dan pemanas tersebut. Jika dalam rumah terdapat 1 buah AC berdaya 660 Watt dan 1 buah water heater berdaya 500 Watt, maka hanya untuk 2 alat ini saja anda perlu hampir 1200 Watt! 

Lalu apa maksud tulisan ini?

Energi, merupakan salah satu concern yang ditekuni oleh insinyur mesin. Di tulisan sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang bagaimana sebuah AC itu bekerja. Disitu dijelaskan bahwa, prinsip kerja AC merupakan salah satu cabang dari ilmu termodinamika. Sementara, ilmu termodinamika itu sendiri merupakan ilmu yang wajib dipahami oleh para insinyur-insinyur teknik mesin. 

Lalu apa hubungannya antara AC dan pemanas air?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu mengingat sedikit bagaimana AC bekerja. Ada 4 bagian utama dalam AC dan 1 buah fluida kerja yang melakukan siklus didalamnya.  4 bagian tersebut adalah Kompresor, Evaporator, Katup Ekspansi, dan Kondenser, dimana setiap bagian-bagian tersebut akan melakukan treatment khusus terhadap fluida kerja tersebut. Dalam hal ini, fluida kerjanya adalah freon. Untuk informasi lebih detail silahkan dibaca ditulisan saya tentang Prinsip Kerja AC.

Dari tulisan tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa AC akan bekerja jika dia mendapatkan kerja untuk kemudian mengambil panas dari ruangan, dan membuang panas ke lingkungan. Dengan ilustrasi seperti ini :

Dari sini dapat kita lihat, bahwa ada PANAS YANG TERBUANG KE LINGKUNGAN dari kerja AC ini. Nah, maka dari itu insinyur-insinyur mesin yang berkecimpung dibidang mesin pendingin ini, mengusulkan untuk memanfaatkan PANAS YANG TERBUANG KE LINGKUNGAN ini, digunakan untuk memanaskan air. 

Jika pada AC biasa, panas dari Freon dibuang ke udara luar, sedangkan pada system AC + pemanas air ini, panas dari Freon di ambil oleh air yang kemudian disimpan didalam tangki yang dapat mengisolasi panas. Dengan menggunakan system ini, kita hanya perlu energi listrik untuk menyalakan kompresor yang ada di AC untuk mendapatkan ruangan kamar yang dingin dan air hangat untuk mandi.


Di Indonesia sendiri, produk AC + pemanas air mulai ramai di awal 2008. Untuk biaya pembelian dan instalasinya, system AC + pemanas air memang lebih mahal dari system AC biasa. Jika AC biasa berkisar 3-5 jutaan, untuk system AC+pemanas air ini bisa sampai 10 juta. Walaupun lebih mahal, tapi kita akan mendapatkan biaya listrik yang jauh lebih murah. Jika hanya menggunakan system ini, kita bisa menghemat konsumsi listrik hingga 500 Watt! 

Namun, bukan berarti sistem ini tanpa kelemahan. Kelemahan system ini adalah untuk memanaskan air kita perlu menyalakan AC terlebih dahulu. Waktu pemanasannya pun bermacam-macam, tergantung daya yang dipunyai dari AC. Berbagai macam AC, memiliki kemampuan memanaskan air yang berbeda-beda. Untuk AC dengan  daya 1 pk (sekitar 660 Watt), dapat memanaskan air hingga 70-80 celcius dalam waktu 4-5 jam. Berarti hanya dengan kita melakukan istirahat malam dengan ruangan ber-AC, kita akan mendapatkan air hangat di pagi hari. Menurut saya pribadi, jika kita hanya membutuhkan air panas untuk mandi saja, maka sistem ini merupakan sistem yang paling tepat.

Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum tahu dan mengerti tentang system ini. Saya harapkan, bagi anda yang membaca tulisan ini tolong untuk menyebarluaskannya, baik itu secara lisan maupun tulisan. Dengan isu energy yang semakin melanda dunia ini, tak terkecuali Indonesia, kepandaian dalam memilih alat-alat yang mengkonsumsi energi listrik akan banyak membantu pengefektifan penggunaan energi. Apalagi jika Kita seorang mahasiswa yang selalu disebut dalam acara-acara talkshow sebagai agent of change. Tentunya untuk hal-hal kecil seperti ini Kita harus mampu mengaplikasikannya. Jika belum bisa mengaplikasikannya, setidaknya mari kita sebarluaskan berita ini.

Mari kita gunakan energy dengan bijak :)

16 comments:

  1. maaf nih mau tanya mas insinyur, apakah tangki air tsb diisolasi dgn baik shg bs menjaga temperatur hangat air? jika iya, terbuat dr apa isolasinya? terus bagaimana cara mensirkulasi air dingin menuju ke tangki, bukannya perlu pompa juga dan menambah konsumsi listrik? hehe

    ReplyDelete
  2. yang jelas, saya belum pernah melihat barangnya secara langsung. dan belum sempat berbicara dengan penjual produknya. saya hanya mendapatkan info dari dunia maya.

    untuk tankinya jelas diisolasi. dari speknya, disebutkan bahwa bahan isolatornya tankinya polyurethane dan cover luarnya Plat Zincalume.

    http://linggojati.com/?ForceFlash=true#/submenu/wika-ac-water-heater.html

    untuk pompanya saya belum mendapatkan caranya. yang jelas si penjual tidak akan menggunakan pompa atau semacamnya.

    prediksi saya :
    air yang mengalir ke tanki memanfaatkan perbedaan 'head' antara tanki dan tandon air. untuk mengalir ke kondensor AC, juga sedikir memanfaatkan perbedaan head antara kondensor dan tanki. air yang sudah panas, akan naik secara otomatis (massa jenis berkurang/siklus termosifon).
    dan untuk mengalir ke kamar mandi, juga memanfaatkan perbedaan head antara tanki dan kamar mandi.

    ReplyDelete
  3. untuk aplikasi seperti ini, perlu dipertimbangkan resiko kebocoran dari freon ke air akibat kebocoran pipa tembaga AC di dalam tangki air. jarak pemasangan tangki air dan kompresor tidak boleh jauh, karena akan merusak kompresor itu sendiri bila terlalu jauh (>3 meter).

    saya rasa, panas yang dihasilkan tidak bisa mencapai suhu 70-80'C dengan menggunakan sistem ini.

    perlu dipertimbangkan juga bila kondisi air dalam tangki sudah panas (>50'C), maka AC tidak akan dingin, kecuali air panas tersebut dipakai dahulu. hal yang sama terjadi bila udara luar ruang sangat panas, maka AC ruangan juga tidak terasa dingin atau kompresor AC perlu bekerja ekstra untuk mendapatkan dingin yang sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap. seharusnya si produsen sudah memikirkan hal tersebut. termasuk kemungkinan saat tanki air panas sudah terisi penuh. kalau kasus tanki air panas tersebut menurut saya seharisnya ada semacam katup yang mengatur sehingga air yang sudah panas keluar dari tanki dan digantikan air yang lebih dingin.

      Delete
  4. Trims buat sharing nya, sabtu lalu saya ditawarin produk sejenis, harganya lumayan juga yah hanya untuk tangki air panas dan instalasi pemasangan keseluruhan (diluar harga mesin AC) nya sekitar 4,5 - 5 jutaan, dan kata penjualnya, air panas dpt terus tersimpan suhu panas nya hingga 2-3 hari ..... apakah ada yang sudah mencoba pasang dan bagaimana testimoni nya ..... saya masih menimbang2 mau pilih yg model ini atau pake gas ato yg pake listrik yah utk memanasi air utk mandi malam .....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sdh punya ini 5.tahun lebih dan tidak ada masalah

      Delete
  5. mas minta izin zopy dan jadi sumber referensi untuk pembuatan paper saya mas. Oya mas kalau boleh saya mau tahu sumber referensi dari tulisan mas ini untuk jadi referensi saya juga mas. terimakasih

    ReplyDelete
  6. silahkan. terimakasih atas perhatiannya.
    kalo sumber tulisannya dari otak saya sendiri. hehe
    kalo referensinya, mengacu dari buku2 kuliah. terutama buku termodinamika

    ReplyDelete
  7. sependek pengetahuan saya sudah ada beberapa rumah sakit yang memakai teknologi seperti ini, kalau tidak salah, salah satunya yang sudah pakai adalah RS St Carolus, dan sepertinya panasnya sama saja dengan air panas yang dihasilkan dari water heater (pengalaman dirawat disana).. kabar2nya beberapa hotel juga sudah pakai tetapi saya tidak tahu hotel mana saja yang pakai.

    ReplyDelete
  8. kami juga sementara dalam tahap trial dirumah,cuman kelebihan dari alat yang kami buat karena dilengkapi dengan temperatur kontrol pada tangki air yang berfungsi sebagai indikator suhu air dalam tangki dan juga interlock dengan fan outdoor.sehingga fan akan bekerja berdasarkan suhu air di tangki dan suhu kondensor.

    ReplyDelete
  9. Anda butuh tangki panel yang kokoh dan murah?
    yang biasa di taruh di atas apartment dan hotel itu lho

    TANGKI PANEL

    Klik aja..
    tengok-tengok dulu gapapa

    ReplyDelete
  10. Anda butuh tangki panel yang kokoh dan murah?
    yang biasa di taruh di atas apartment dan hotel itu lho

    TANGKI PANEL

    Klik aja..
    tengok-tengok dulu gapapa

    ReplyDelete
  11. Mau tanya, untuk mandi saya pakai heater kemudian heater saya matikan "Listrik OFF" dan sudah berlangsung dua minggu, tapi kenapa air masih panas ya, bahkan skrg seluruh penjuru keran jadi ikutan panas, apakah ada korsleting pd heater atau gmana ya?

    ReplyDelete
  12. untuk pembuatan pemanas air dari ac (air conditioner) ini berbahaya ga mas? amankah jika ada korsleting listrik, karena air itu kan konduktor yang paling baik.. trus untuk pembuatan pemanas air ini menggunakan ac daikin 1/2 pk bisa tidak mas?

    ReplyDelete
  13. Saran sy sebaiknya pakai pemanas air Gas saja mas, resiko tertinggi paling kebocoran pada pipa namun dapat kita deteksi, kalo jenis pemanas menggunakan tenaga listrik pengalaman sy sudah banyak yg mati kesetrum akibat minimnya pengetahuan sipengguna dalam perawatan dan pengecekan kabel dan element pemanas yg sudah uzur, kalo pemanas air tenaga kompreson AC sebenarnya aman, namun diperlukan teknisi yg berpengalanan dalam memasang instalasinya, jangan sampai ada kabel arus listrik yg bersinggungan dengan pipa freon.ya ini sekedar pengalaman sy saja.

    ReplyDelete
  14. Di Mid point Place tanah abang menggunakan konsep tsb diatas. Dgn menggunakan compressor 15 pk 2 buah dengan volume tangki air 9000 m3 2 buah. Salam berbagi ilmu buat teman2 disini. ANDRI BEREL

    ReplyDelete